Belati mata menghunjam telak seperti biasanya.
Belati mata hanya singgah tanpa bunyi
Terpadu pada gagang gading terbalut kemilau
lekuk.
Semakin tak berbunyi, semakin menyayat
penasaran menyilu hati yang kerap gentar untuk menantang.
Belati mata berbalut sutera tipis membayang
Menyaji gurat dari bias matahari
Semakin menunduk, bulat menyeruak menikam
telak
Tak semua terhenyak dari serang tak sadar
dilaku
Hanya beberapa
Mungkin saja sendiri
Namun dari penjaring bunyi-bunyi
Belati mata mengilau kagum



0 komentar:
Post a Comment