Reka jalanan mulai rencana
Ingatan tanda mendebur dada
Kerubung awan kepalanya
Angkasa menutup nur dimuka
Malam tak bintang
Angin sadar tak berpeluk
Yaaa..hanya ada direlung
Ambangkan jari tengadah
Seandainya nanar membias
Angan tersaput kisah
Papahan kawan melepas
Hentakan menyungkur
Injakan menggetar lutut
Relakan sedikit saja bayang
Akan cukuplah tenang batin
Friday, June 16, 2006
Ketika Harus Kuat
Diposting oleh bas andreas di 9:46 AM 0 komentar
Saturday, June 10, 2006
Menjamah Kelam Terdalam
Larut malam menjamah kelam terdalam
Ijakan kaki masih menjadi maya dan tak berletak
Nafas belum melega sesaat dimulai
Amin…begitu penutup doa saat usai diterbangkan
Jamahan tangan terulur menyambut balik
Untaian kata tak lagi diguna sebagai penarik
Lantunan puja rayu tak terlontar untuk pemicu
Ikatan teranyam oleh waktu yang berjalan
Nanti...
Akan terbuktikan jawaban dari keinginan
Diposting oleh bas andreas di 11:24 AM 0 komentar
Friday, June 02, 2006
Tak Berbalas
Anehkah jika terkenang kisah
Sebuah riwayat lama tentang kasih usang
Usang karena tak lagi berbalas
Bukan satu, tapi kasih usang dekade lama
Sebelum kisah terakhir yang juga kini usang tapi masih hangat
Dosa seperti menyerta
Tapi rasa itu yang dinanti
Aura yang muncul karena kisah lama
Atau aura yang sulit muncul sejak kisah terakhir
Kepalsuan
Itu yang dirasa..
Tapi tak kuasa berkata
Untuk ungkapkan hal sebenarnya
Diposting oleh bas andreas di 5:52 AM 0 komentar
Thursday, June 01, 2006
Maaf Jika Salah Mengeja Namamu
Seluruh gaya tingkahmu
Enggan berlalu dan terpatri kuat
Virtualmu seakan muncul di depan mata
Entah mengapa bisa itu terjadi
Nuansa itu muncul setelah jarak tercipta
Terdampar di dua tempat berbeda
Indah karena mungkin tercipta di saat yang singkat
Namun berkesan hingga sekarang
Galau pernah kurasa
Untuk memastikan kebenaran hati ini
Suatu saat kurasa mungkin bisa terwujud
Tapi tak tahu bila kapan itu mungkin terjadi
Aku hanya mampu berkhayal ditemani senyum manismu
Pada hari-hari yang kulewati bersama dengan beragam kisah
Aku akui ada harapan kehadiran dirimu disisi
Dari lubuk hati terdalam itu pernah mencuat
Merenda birunya nuansa hati bersamamu
Indah seperti yang kuimpikan selama hidup ini berjalan
Bawalah aku keluar dari kebimbangan
Antarkan aku pada sebuah realita hidup
Sahabat seperti katamu merupakan sosok yang paling dapat membantu
Ibarat sebuah tempat yang dapat membuat damai
Lewati segala kisah mengejar atau meninggalkan impian yang tak nyata
Impian yang alamiah dialami setiap insan manusia
Untuk mendapatkan kebahagiaan hidup, entah ada atau tidak
Seperti sebuah nasib yang digariskan bakal terjadi
Aku bukan mencari pelarian dari sebuah kehampaan
Namun sebuah arti dari lebih 30 tahun usia ini
Darimu salah seorang yang kukenal namun banyak tak kukenal jua
Ruang yang pisahkan kita untuk jauh berkenalan
Entahlah?.
Aku hanya berharap
Sebuah atau seribuan kalimat darimu untuk menjalani "logika" seperti katamu
(by : Bas Andreas 290405)
Enggan berlalu dan terpatri kuat
Virtualmu seakan muncul di depan mata
Entah mengapa bisa itu terjadi
Nuansa itu muncul setelah jarak tercipta
Terdampar di dua tempat berbeda
Indah karena mungkin tercipta di saat yang singkat
Namun berkesan hingga sekarang
Galau pernah kurasa
Untuk memastikan kebenaran hati ini
Suatu saat kurasa mungkin bisa terwujud
Tapi tak tahu bila kapan itu mungkin terjadi
Aku hanya mampu berkhayal ditemani senyum manismu
Pada hari-hari yang kulewati bersama dengan beragam kisah
Aku akui ada harapan kehadiran dirimu disisi
Dari lubuk hati terdalam itu pernah mencuat
Merenda birunya nuansa hati bersamamu
Indah seperti yang kuimpikan selama hidup ini berjalan
Bawalah aku keluar dari kebimbangan
Antarkan aku pada sebuah realita hidup
Sahabat seperti katamu merupakan sosok yang paling dapat membantu
Ibarat sebuah tempat yang dapat membuat damai
Lewati segala kisah mengejar atau meninggalkan impian yang tak nyata
Impian yang alamiah dialami setiap insan manusia
Untuk mendapatkan kebahagiaan hidup, entah ada atau tidak
Seperti sebuah nasib yang digariskan bakal terjadi
Aku bukan mencari pelarian dari sebuah kehampaan
Namun sebuah arti dari lebih 30 tahun usia ini
Darimu salah seorang yang kukenal namun banyak tak kukenal jua
Ruang yang pisahkan kita untuk jauh berkenalan
Entahlah?.
Aku hanya berharap
Sebuah atau seribuan kalimat darimu untuk menjalani "logika" seperti katamu
(by : Bas Andreas 290405)
Diposting oleh bas andreas di 10:15 PM 0 komentar
Subscribe to:
Posts (Atom)


