Senyum sejenak
Menjejak tanah mantan
Memulai dari ratusan
tahun silam
Di sini adalah adanya
dirimu
Melebar layar menyapa
tanahku
Jauh bangunmu dari
bangun jajahmu
Leluhurmulah mengaya
seperti kini dirimu
Pada tanahmu ada hakku
kalau mau menuntut
Indah dirimu terbalut
dingin putih
Merona urat, mengkerut
otot saat itu
Jauhkan angkuh, karena
leluhurku dan tanahnya jasa
Jejak ini buat
menyambung rasa
Mencoba meresap darah
leluhur mendasar di negrimu
Adakah kau coba lagi
membagi
Sebagai penghapus dosa
masa lalu leluhurmu
(Schiphol Airport, 2010)



0 komentar:
Post a Comment