Hhhss hhffuu
Aromamu
Menerpa
Dari balik pintu kaca bening
Merayu bulu bulu tubuh bersama dingin dan wangi ranjangmu
Senyum pagi itu ditebar juga untukmu
Riang jiwa menghampiri membawa tanya
Kutatapkah kau hari ini?
Kusentuhkah halusmu nanti?
Kurabakah kau?
Atau
Hanya baca surat-suratmu untuk pastikan kemana langkahmu?
Demi matahari membakar kepala
Aromamu yang menari diujung hidung
Benarkah asalnya dari depan mata?
Bukan dari bertarungnya ragam selera?
Aromamu
Menerpa
Dari balik pintu kaca bening
Merayu bulu bulu tubuh bersama dingin dan wangi ranjangmu
Senyum pagi itu ditebar juga untukmu
Riang jiwa menghampiri membawa tanya
Kutatapkah kau hari ini?
Kusentuhkah halusmu nanti?
Kurabakah kau?
Atau
Hanya baca surat-suratmu untuk pastikan kemana langkahmu?
Demi matahari membakar kepala
Aromamu yang menari diujung hidung
Benarkah asalnya dari depan mata?
Bukan dari bertarungnya ragam selera?
Apakah hari ini?
Haruskah rasa kecamuk menjangkiti tekad
Hhuufft
Takkan kubiarkan
Maka
Sabuk kepala bertuliskan persetan mengencang kuat
Rectoverso tak menarik sudut mata
Persis seperti kemarin
Kembali menjala keseriusan tarian jari
Sampai pada satu teluk kosong lelah
Lalu..
Takkan kubiarkan
Maka
Sabuk kepala bertuliskan persetan mengencang kuat
Rectoverso tak menarik sudut mata
Persis seperti kemarin
Kembali menjala keseriusan tarian jari
Sampai pada satu teluk kosong lelah
Lalu..
Untuk apa sang serius dibawa mengarungi lautan jika nurani sedang di atas bukit memanggil bulan menerangi semak untuk berjalan turun
Aaaah
Demi matahari membakar kepala
Di sini mereka menyimpan percaya
Di sini juga mereka ingin menuai tulus
Menyambung satu masa pada waktu
Mengeja hari dari hari
Demi matahari membakar kepala
Di sini mereka menyimpan percaya
Di sini juga mereka ingin menuai tulus
Menyambung satu masa pada waktu
Mengeja hari dari hari
Tapaku mengulang menyusun nafas
Memberi satu ruang kosong dada
Dan
Kutanya pada kalian di balik dinding-dinding sana
Siapa???
Ya, iya,
Memberi satu ruang kosong dada
Dan
Kutanya pada kalian di balik dinding-dinding sana
Siapa???
Ya, iya,
Iya di sana
Lihat, nafas-nafas itu teratur menata diri
Di situ, ada juga jasa ini
Membuat mereka senyum menanti
Menitipkan hak aman nyaman menimang nafas
Ya
Karena satu ini
Salah satunya
Lihat, nafas-nafas itu teratur menata diri
Di situ, ada juga jasa ini
Membuat mereka senyum menanti
Menitipkan hak aman nyaman menimang nafas
Ya
Karena satu ini
Salah satunya
(Bas Andreas/22/2/2021)



0 komentar:
Post a Comment