** Jiwa Jiwa Damai
Hoooaa….
Hoooaa….
Aiyo, hoooaa….
Aku teriak berbisik karena kutahu
ia tak membalik
Teriakku mencari persinggahan
yang didengar ranting dan bunga putat bertaburan
Hembusan desah menghilang
sekelebat tanpa dihirau pembunyi lain
Aku memilih senyap karena sang
jujur mengaku bergidik
Meresap aroma melegakan ruang
hati di atas permadani berpercik
Ribuan si pembilang tak terhitung
dikandungnya
Derap mereka senyap merata
pandang
Berada berseliweran hadir di
tengah barisan tertiup angin
Huah…seluas rasa hati tersandung
batu
Huah…luruh semua yang disandang
Di sini pembuang beban
Di sini wadah buangan
Bagi yang bertemu cadas
seharianan
Di perigi dewa membasuhnya
Mencurah rasa kala dipan tak bisa
(basnov17)



0 komentar:
Post a Comment