Monday, November 06, 2017

Perigi Dewa

** Jiwa Jiwa Damai

Hoooaa….
Hoooaa….
Aiyo, hoooaa….

Aku teriak berbisik karena kutahu ia tak membalik
Teriakku mencari persinggahan yang didengar ranting dan bunga putat bertaburan
Hembusan desah menghilang sekelebat tanpa dihirau pembunyi lain

Aku memilih senyap karena sang jujur mengaku bergidik
Meresap aroma melegakan ruang hati di atas permadani berpercik
Ribuan si pembilang tak terhitung dikandungnya
Derap mereka senyap merata pandang

Berada berseliweran hadir di tengah barisan tertiup angin
Huah…seluas rasa hati tersandung batu
Huah…luruh semua yang disandang

Di sini pembuang beban
Di sini wadah buangan
Bagi yang bertemu cadas seharianan
Di perigi dewa membasuhnya
Mencurah rasa kala dipan tak bisa

(basnov17)

0 komentar: