Monday, October 10, 2016

Aku

Hei aku, simpan buruk mukamu pada mereka
Karena mereka mungkin tak seburuk mukamu

Hei aku, asah hujatmu jadi mutiara sejuk saja
Mungkin mereka lebih penyejuk daripada doa yang pernah kau dengar

Hoi aku, siapakah kau menjadikan di depanmu seperti sampah dari belakangmu?
Bisa mereka sampah, tapi laikkah kau menutup hidung?

Hoi...aku
Lihat kakimu, lihat jejakmu pada tanah tempat kau hirup hidup
Ada hitam dalam kerumunan putih
Ada merah dalam kesejukkan biru
Coklat pun di sana dalam kedamaian hijau
Kotor pada bersih
Keruh dalam jernih
Dosa selimuti suci

Hai aku
Bukan menyapa untuk memanggil
Hanya mengajak melangkah setapak
Biar merasa
Beda jika berpindah
Supaya tahu
Mengapa harus kau simpan buruk mukamu dan asah hujatmu

°°°°°°°°°

Bas Andreas

0 komentar: