Gagak
Suaramu perutku
Kala hanya semburat mentari yang terlihat
Gagak
Asingku pada tempat kau bersuara
Gagak
Aku cuma berani kopi o dan keladi
Tak lebih
Tak berani
Tak tahu
Gagak
Hitam kau
Sama hitamnya isi lipatan kulit
Menyaingi denting pinggan meja seberang
Gagak
Paruhmu tak kulihat membuka
Sama seperti mulut mereka
Tapi semangat mengunyah
Gagak
Aku kopi o keladi dulu
Memang tak seramai yang seberang
Tak apalah
Toh sehari saja esok tiada
Malu pun kusisih
(Batam 2015)
Suaramu perutku
Kala hanya semburat mentari yang terlihat
Gagak
Asingku pada tempat kau bersuara
Gagak
Aku cuma berani kopi o dan keladi
Tak lebih
Tak berani
Tak tahu
Gagak
Hitam kau
Sama hitamnya isi lipatan kulit
Menyaingi denting pinggan meja seberang
Gagak
Paruhmu tak kulihat membuka
Sama seperti mulut mereka
Tapi semangat mengunyah
Gagak
Aku kopi o keladi dulu
Memang tak seramai yang seberang
Tak apalah
Toh sehari saja esok tiada
Malu pun kusisih
(Batam 2015)



0 komentar:
Post a Comment