Dia membaca "Mantra Ayah"
Dia membaca di pintu masuk rumah
Dia membaca di rumah tepi jalan, seratusan meter dari batas kota
Dia membaca bait-bait bahasa yang asing baginya
Dia membaca puisi karya penyair yang dikenalnya
Dia membaca karya sastra bertajuk "Mantra Ayah"
Dia melafal "Mantra Ayah" dengan membaca
Dia melafal "Mantra Ayah" karena #dirumahsaja
Dia melafal "Mantra Ayah" lalu tertangkap dengar
Aku menyebut menuliskanmu dialek berbeda
Aku mengerek mengibarkan kredoku
Pada yang disebut Jubata, empunya tujuh sifat
Jubata Ne' Pajaji
Jubata Ne' Panampa'
Jubata Ne' Nange
Jubata Ne' Panitah
Jubata Ne' Pangorok
Jubata Ne' Pangingu
Jubata Ne' Pangedokng
Bahwa...
Tahu kan, kami pada #dirumahsaja ?
Jadi...
Tahu kan, pinta kami manusia ?
........terimakasih
(Bas1Apr20)



0 komentar:
Post a Comment